Setelah pertemuan itu, hari-hari yang kujalani begitu terasa berbeda, pertemuan itu memberikan isyarat yang lain dalam hatiku ini. Pada momen itu aku hanya terpaku pada satu pandangan yaitu memandang matamu. Mengapa matamu itu begitu indah??? Senyum tipis yang begitu manisnya engkau lemparkan padaku dengan sapaan lemah lembut semakin membuat hati ini penasaran dan terasa ingin berlama-lama berada di sampingmu. Aku tidak mengerti dengan apa yang kurasakan saat ini, Apakah aku sedang jatuh cinta???? Aku tak tahu.. Hari demi haripun kujalani. Kuselalu bertanya-tanya didalam lubuk hatiku yang paling dalam, apakah ada tempat indah dihatimu yang akan engkau berikan padaku ataukah hatimu itu telah engkau berikan pada orang lain. Sungguh demi tuhan kutak kuasa menahan perasaanku ini, Sosokmu begitu berbeda dengan perempuan yang ada diluar sana. Kau bagaikan bidadari tak bersayap yang dikirimkan tuhan padaku.. Tuhan sungguh adil telah mempertemukan kita, disaat hatiku ini telah rapuh dan hancur oleh orang lain. Walaupun ku tak tahu apakah kamu merasakan apa yang kurasa saat ini. Tapi satu hal yang harus kau tahu aku selalu ingin berada disampingmu agar setiap saat dalam hidupku dapat melihatmu tersenyum dan ku berharap semoga perpisahan itu bukanlah akhir dari pertemuan kita





One Comment
(y) kerenn
Posting Komentar