Semua telah hilang,, memang benar penyesalan datang dibelakang. hal Itu yang kurasakan sekarang. Rasa penyesalan yang begitu kuat membelenggu hatiku ini.. orang yang sangat kucintai telah kusia-siakan,, ini semua akibat keegosianku, tidak mau mendengarkannya sedikitpun, menyakiti hatinya. Membuatnya terluka akibat ulahku. Seseorang yang disana maafkan kesalahanku,, aku hanya manusia biasa yang penuh dengan kesalahan. Tapi mungkin minta maaf tidak cukup di bandingkan dengan kesalahanku itu.  Sampai detik ini senyummu, gerak-gerikmu jikalau lagi marah, perhatianmu, tak bisa kulupakan, mungkin engkau cinta pertamaku, karena baru kali ini aku merasakan kehilangan yang teramat dalam di renggut oleh rasa penyesalan. Tapi melihatmu bahagia dengannya membuatku sedikit tersenyum dan berdoa dalam hati,, “semoga engkau bahagia terus bersamanya, dan selalu disayanginya “. Dengan kepergianmu ini aku bisa belajar ikhlas untuk melepaskan seseorang yang amat disayangi,, walaupun begitu banyak kenangan yang tak dapat kulupakan saat bersamamu, kenangan ini akan kusimpan rapi. Aku yakin tuhan akan memberikan kebahagiaan padamu, karena aku telah menyakitimu.. begitu pilu yang kurasakan saat ini, begitu susah, namun apa daya, aku begitu bodoh menyia-nyiakan sosok sepertimu , menyia-nyiakan teman kecilku sendiri,, betapa bodohnya diriku ini. Mungkin inilah hukuman buatku,, aku rela. Mungkin suatu saat akan kukatakan padamu bahwa, “Aku selalu mencintaimu”,


Saat ini aku dihadapkan kepada sebuah pilihan, antara ego dan perasaanku, aku tak pernah mengerti terhadap pilihan ini. Tuhan mungkin sengaja mengujiku dengan cara seperti ini, dan jikalau salah memilih mungkin ini akan menjadi kesalahan terbesar dalam hidupku, sungguh diriku sendiri tak mampu kumaafkan jika itu terjadi, namun aku ini hanyalah seorang manusia biasa yang tak akan pernah bisa luput dari kesalahan, waktu demi waktu ku mencoba menelusuri hati dan perasaanku ini,, tetapi sampai detik ini aku belum menemukan jawaban itu, aku harus memilih yang mana !!! orang yang sangat menyayangiku selama ini dan sudah sangat mengerti walau bagaimanapun keadaanku, aku pun sebaliknya,  akan tetapi suatu waktu entah mengapa perasaanku ini seakan lenyap begitu saja... seiring waktu berjalan. kutemukan sosok yang berbeda, dia telah merenggut hatiku namun orang itu sepertinya tak memunyai perasaan yang sama padaku.. Apakah ini kesalahanku telah menyia-nyiakan seseorang yang menyayangiku ataukah ini adalah jalan dimana aku bisa menemukan sosok yang bisa kusayangi lagi seperti dulu... sampai sekarang hatiku ini sangat susah ditebak,, kadang aku merindukan sosok yang dulu sangat menyayangiku dan dilain waktu aku mengharapkan sosok yang telah merenggut hatiku mengerti apa yang kurasa saat ini. Aku ingin berlari meninggalkan pilihan itu Tapi entah mengapa dia tak mau melepasku. Yah hidup ini adalah sebuah pilihan. kuberharap suatu saat pasti akan ada jalan yang lebih baik untuk pilihan ini, saat ini aku hanya bisa mengalir seperti air dan berusaha keras mengerti serta memahami lebih dalam mengenai apa yang kurasa, Karena penyelasanku akan datang suatu saat nanti jika aku salah dalam memilih diwaktu sekarang.


[Najwa Latif]
Kau ada dikala ku suka
Dikala ku duka
Setiap tangisan dan juga ketawa
Kau ada dikala ku perlu
Setia menemaniku
Pegang erat tanganku bila aku jatuh

Kau lah yang selalu
Selalu menemaniku
Mendengar kisah pahit manis
Hidup ku

Kau lah yang di situ
Setia menunggu ku
Kau lah yang satu
Menjadi sahabatku

[Syamkamarul]
Kau ada di kala ku jatuh
Di setiap bangunku
Terus menemaniku
Tanpa rasa jemu

Kau ada di setiap tawa
Di kala bahagia
Kau menjadi sahabatku
Selamanya

Kau lah yang selalu
Selalu menemaniku
Mendengar kisah pahit manis
Hidup ku

Kau lah yang di situ
Setia menunggu ku
Kau lah yang satu
Menjadi sahabatku

[Sleeq] RAP
Yeah sahabatku
Tetap bersamamu jika kau perlukanku
Dan ku tak kaku tak kekok
Kalau sampai buntu kita belok yok (yok)
Berjangkit sesama seperti mengusik si melatar
Kau kau jangan kau melampau
Dan kalau siapa mengusik Najwa
Tolong bagitau aku tapau

[Najwa Latif dan Syamkamarul]
Ku tahu ku kan selalu ada
Pada dirimu
Dan ku harap kau juga rasa begitu
Kau lah yang selalu
Selalu menemaniku
Mendengar kisah pahit manis
Hidup ku

Kau lah yang di situ
Setia menunggu ku
Kau lah yang satu
Menjadi

Kau lah yang selalu
Selalu menemaniku
Mendengar kisah pahit manis
Hidup ku

Kau lah yang di situ
Setia menunggu ku
Kau lah yang satu
Menjadi sahabatku

Sahabatku





Malam telah  berpaling ke ruang yang lain
seakan semuanya terasa hampa.
bagaikan hidup di sudut ruang yang kosong
Kesunyian menyelimuti malam yang dingin ini.             
Raga telah tersembunyi di dunia lain
 Hanya bayang-bayang yang ada.
Dunia telah membuang muka padaku,,
Begitu cepatnya waktu itu berlalu
Terasa sia-sia hidup ini
Mengapa dunia begitu benci
Maukah dunia memaafkan
Atas kesalahanku malam ini
Akankah dunia kembali tersenyum lagi
Seperti malam itu



Ass Wr. Wb.
Ba’da tahmid dan shalawat...
          Syukur pada Allah yang masih mengkaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbarui taubat.  Akhi, rasanya aku telah menemukan kekasih yang jauh lebih baik darimu. Yang tak pernah mengantuk dan tak pernah tidur. Yang siap terus menerus memperhatikan dan mengurusku. Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga terakhir malam. Yang siap memberi apapun yang kupinta. Ia yang bertahta, berkuasa, dan memiliki segalanya.
Maaf akhi, tapi menurutku kau bukan apa-apa dibanding dia. Kau sangat lemah, kecil, dan kerdil di hadapannya. Ia berbuat apa saja sekehendaknya kepadamu. Dan akhi, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuatnya cemburu. Aku takut, hubungan kita selama ini membuatnya murka. Padahal ia, maha kuat, maha gagah, maha perkasa, maha keras siksanya.
Akhi, belum terlambat untuk bertaubat. Apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan di tanyakan olehnya. Ia bisa marah, akhi. Marah tentang saling pandang yang pernah kita lakukan, marah karena setitik sentuhan kulit kita yang belum halal, marah karena suatu ketika dengan terpaksa aku harus membonceng motormu, marah karena pernah ketetapannya kuadukan padamu atautentan lamunanku yang selalu membayangkan wajahmu. Ia bisa marah. Tapi sekali lagi semua belum terlambat, kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga ia mau memaafkan dan mengampuni. Akhi, ia maha pengampun, maha pemberi maaf, maha menerima taubat, maha penyayang, maha bijaksana.
Akhi, jangan marah yah, aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku padanya, tidak pada selainnya. Tapi tak Cuma aku, akhi. Kau pun bisa menjadi kekasihnya, kekasih yang amat di cintai dan di muliakan. Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-larangannya termasuk dalam soal hubungan kita ini. Insyaallah dia punya rencana yang indah buat masa depan kita masing-masing. Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang dibencinya, kau pasti akan di pertemukan dengan wanita yang shalihah. Ya wanita shalihah yang pasti jauh lebih baik dari diriku ini. Ia yang akan membantumu menjaga agamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari keridhaan Allah dalam ikatan pernikahan yang suci. Inilah doaku untukm, semoga kaupun mendoakanku.
Akhi, aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini. Tapi aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah, akhi. Itulah ikatan terbaik. Tak hanya kita berdua, tapi seluruh orang mukmin di dunia. Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun memberi kita minum dengan air yang lebih manis dari pada madu, lebih lembut dari susudan lebih sejuk dari krim beku.
Maaf akhi. Tak baik rasanya aku berlama-lama menulis surat ini. Aku takut ini merusak hati. Goresan pena terakhirku di surat ini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita, insyaallah.
Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.





Mengenai kasus ini, sangat banyak pro dan kontra didalamnya, berdasarkan  opini  saya dari beberapa  pemberitaan di media informasi, di sini saya beranggapan bahwa ada banyak kejanggalan dalam kedua tokoh tersebut. Mengapa saya berkata demikian, beralih kita membahas satu persatu tokoh tersebut tapi saya tidak memihak pada siapapun, yang pertama dari eyang subur,, tak seorang pun yang tahu asal usul kekayaannya dari mana dia dapatkan padahal di sinyalir dia Cuma seorang penjahit yang beralih profesi menjadi guru spiritual dan eyang subur dikenal royal membagi-bagi perhiasan emas, motor bahkan mobil kepada artis dan orang terdekatnya. Padahal setiap kali ditanyakan apa pekerjaan eyang subur alias ES, selama ini sang pengacara, politisi, hingga beberapa artis mengaku tidak tahu apa pekerjaannya. Secara akal sehat, tak mungkin harta eyang subur turun dari langit hanya dengan merapal doa. Tapi jika benar ia berprofesi sebagai dukun kemungkinan besar eyang subur punya banyak klien dari kalangan orang kaya, artis dan pejabat negara. bisa jadi dari sanalah harta eyang subur bermuara atau mungkin saja eyang subur punya bisnis lain yang tidak diketahui orang lain.
Saya tidak akan mempermasalahkan kekayaan itu dari mana, tetapi ingin mengajukan pertanyaan. Mengapa Eyang Subur berderma kepada orang-orang yang notabene sudah berkecukupan (artis), bukankah derma itu (dalam Islam) semestinya diberikan kepada fakir miskin. Apakah para artis itu orang-orang miskin yang layak dibantu? Mengapa Eyang tidak memberikan saja kepada para fakir miskin yang nyata-nyata membutuhkan. Inilah nalar berpikir yang tak pernah diendus banyak orang, bahkan media sekalipun. Merujuk pada kehidupan rumah tangga eyang subur, dia memunyai istri sebanyak delapan orang dan tinggal dalam satu rumah , padahal di dalam syariat islam hanya di perbolehkan memoligami seorang perempuan tidak lebih dari empat, ini telah melanggar syariat islam.
Tokoh yang kedua ialah Adi bing slamet, dia adalah seorang murid dari si eyang subur selama 16 tahun dan mengaku sebagai korban dari ES. yang telah di ungkapkan di media Sungguh sebuah ironi, setelah 16 tahun mengikuti ajaran dan perintah-perintahnya, justru sekarang Adi berbalik menyerang dan bahkan menyebut dirinya sudah sesat sesesat-sesatnya. Adi BS, Ibu Subangun, Arya Wiguna tampak begitu marah pada mantan pembimbing spiritualnya, bahkan mereka tidak segan-segan hanya memanggil nama saja (si subur) pada sang eyang yang tidak pernah muncul di media tersebut. Dan parahnya lagi ada banyak korban yang mengaku telah di berikan ajaran sesat.
Oleh karena itu dari kasus ini, kita setidaknya bisa berpikir secara akal sehat karena kita di beri akal dan pikiran, sehingga haruslah kita mengoptimalkan potensi yang di berikan Allah. Maka, pergunakanlah rasio atau akal tersebut ketika bertemu dengan orang-orang yang mengaku ini-itu seperti yang tersebut di atas. Jika anda beragama Islam, kembalilah kepada syariat Islam , tidak usah  mengikuti ritual-ritual yang mereka perintahkan, misalnya harus minum kopi pahit, kopi manis, air garam, melarung kembang melati ke pantai, makan kembang, berendam di air malam-malam , menyalakan dupa. Ingatlah saja, tanyakan pada diri sendiri, anda itu orang apa? Kalau hati kecil anda mengatakan, “saya orang Islam” ya sudah hentikan semua itu.. karena sesungguhnya itu melanggar dari syariat islam.