Semua telah hilang,, memang benar penyesalan datang dibelakang. hal Itu yang kurasakan sekarang. Rasa penyesalan yang begitu kuat membelenggu hatiku ini.. orang yang sangat kucintai telah kusia-siakan,, ini semua akibat keegosianku, tidak mau mendengarkannya sedikitpun, menyakiti hatinya. Membuatnya terluka akibat ulahku. Seseorang yang disana maafkan kesalahanku,, aku hanya manusia biasa yang penuh dengan kesalahan. Tapi mungkin minta maaf tidak cukup di bandingkan dengan kesalahanku itu.  Sampai detik ini senyummu, gerak-gerikmu jikalau lagi marah, perhatianmu, tak bisa kulupakan, mungkin engkau cinta pertamaku, karena baru kali ini aku merasakan kehilangan yang teramat dalam di renggut oleh rasa penyesalan. Tapi melihatmu bahagia dengannya membuatku sedikit tersenyum dan berdoa dalam hati,, “semoga engkau bahagia terus bersamanya, dan selalu disayanginya “. Dengan kepergianmu ini aku bisa belajar ikhlas untuk melepaskan seseorang yang amat disayangi,, walaupun begitu banyak kenangan yang tak dapat kulupakan saat bersamamu, kenangan ini akan kusimpan rapi. Aku yakin tuhan akan memberikan kebahagiaan padamu, karena aku telah menyakitimu.. begitu pilu yang kurasakan saat ini, begitu susah, namun apa daya, aku begitu bodoh menyia-nyiakan sosok sepertimu , menyia-nyiakan teman kecilku sendiri,, betapa bodohnya diriku ini. Mungkin inilah hukuman buatku,, aku rela. Mungkin suatu saat akan kukatakan padamu bahwa, “Aku selalu mencintaimu”,